BaliDigital.id

'Literasi Digital dari Bali untuk Negeri'

Mengenal Lebih Dekat Perbedaan Jagung Manis Dan Jagung Pakan

Denpasar, (NS7) – Menurut ahli biologi evolusi, jagung yang ada sekarang telah mengalami evolusi dari tanaman serealia primitif yang bijinya terbuka dan jumlahnya sedikit menjadi tanaman yang produktif.

Biji banyak pada tongkol tertutup mempunyai nilai jual yang tinggi dan banyak ditanam sebagai bahan pangan.

Nenek moyang tanaman jagung masih menjadi kontroversi, ada tiga teori yang mengatakan tana-man jagung berasal dari pod corn, kerabat liar jagung tripsacum dan teosinte.

Jagung termasuk kedalam famili Poaceae (Graminae) dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan, yaitu suku rumput-rumputan dengan genus Zea dan nama spesiesnya Zea mays.

Persilangan antar spesies dan antar genus jagung meng-hasilkan vaietas atau kultivar baru. Tanaman jagung termasuk tanaman semusim (annual).

Susunan tubuh (morfologi) tanaman jagung terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Terdapat beberapa jenis tanaman jagung yang dapat ditanam di Indonesia, yaitu dent corn (jagung gigi kuda-Zea mays indentata) dan flint corn (jagung mu-tiara-Zea mays indurata).

Jagung mutiara berbentuk bulat dan umumnya berwarna putih. Biji bagian luar keras dan licin karena terdiri dari pati keras.

Jagung jenis lokal Indonesia umumnya adalah tipe jagung mutiara. Jenis jagung lain seperti sweet corn (jagung manis-Zea mays saccharata) dan pop corn (jagung berondong-Zea mays everta) mulai banyak dikenal oleh masyarakat.

Di beberapa daerah ter-dapat jagung ketan waxy corn (Zea mays ceratina) yang memiliki kandungan ami-lopektin lebih besar dalam endospermnya.

Kandungan amilopektin yang tinggi menyebabkan rasa pulen pada jagung

Perbedaan Jagung Manis Dengan Jagung Pangan

Pebedaan yang terlihat dari jagung manis dan jagung biasa antara lain

  • Jagung manis merupakan tanaman hortikultur karena menjadi hidangan bersama makanan utama (disayuran), jagung biasa atau pakan masuk kedalam komoditi pangan.
  • Jagung manis memiliki tinggi yang lebih pendek dibanding jagung biasa
  • Panen jagung manis lebih cepat dibandingkan jagung biasa, untuk jagung manis kurang lebih hanya 72 hari sedangkan jagung biasa sebesar 90 hari atau kurang lebih 3 bulan
  • Rambut jagung manis biasanya berwarna putih sedangkan jagung biasa berwarna coklat
  • Bunga jantan jagung manis biasnya berwarna putih sedangkan jagung biasa berwarna kuning kecoklatan
  • Kandungan gula pada jagung manis yang banyak dalam endosperm pada proses pematangan menyebabkan biji jagung menjadi keriput sedangkan jagung pakan biji tidak keriput
  • Tongkol jagung manis lebih kecil dibandingkan jagung biasa

Biasanya, bila jagung manis ditanam di dataran tinggi maka rasanya sudah tidak manis lagi, hanya bentuk fisiknya yang terlihat besar dan kelobot yang tebal, karena suhu mempengaruhi tumbuhnya tanaman jagung manis.

Sumber :paktanidigital.com
(ES/GC)

Print Friendly, PDF & Email
   Send article as PDF