BaliDigital.id

'Literasi Digital dari Bali untuk Negeri'

Apa Itu Melasti, Upacara yang Dilakukan Sebelum Hari Raya Nyepi

(NS7) – Ada beberapa ritual penyambutan Tahun Baru Saka atau Hari Raya Nyepi, salah satunya adalah Upacara Melasti. Ini merupakan upacara adat yang bertujuan untuk menyucikan diri dan membersihkan alam dari energi negatif. Upacara Melasti dinilai mampu membimbing umat Hindu dalam menjaga hubungannya dengan aspek Tri Hita Karana, yang artinya menjalin hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Apa Itu Melasti?

Mengutip Jurnal Upacara Hari Raya Nyepi Sebagai Upaya Perekat Keberagaman; Studi Pada Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari, Sulawesi Tengara tulisan Abdul Jalil (2019:496), Melasti adalah upacara yang dilakukan untuk menyucikan diri sebelum Hari Raya Nyepi.
Ritual ini dilakukan dengan menghanyutkan kotoran alam mengunakan air kehidupan. Biasanya, ritual ini dilakukan di Tirta Amerta atau sumber air seperti, pinggir laut hingga danau.
Sebelum sembahyang, masyarakat akan membasuh muka atau menyentuh air untuk membuang karma buruk. Lalu ketika ritual berlangsung, mereka akan membawa peralatan suci dan sesaji.
Mengutip Jurnal Makna Simbolik Upacara Melasti dalam Sosialisasi Nilai Moral Pada Remaja Hindu di Kota Palu karya Ni Ketut Ayu Mastriani, dkk., upacara Melasti digelar pada Panglong 13 bulan Caitra (Sasih Kesanga) atau tiga hari sebelum Hari Raya Nyepi.

Makna Melasti

Upacara Melasti merupakan pembersihan bhuwana agung (makromokosmos) atau jagat raya, baik dari diri sendiri atau alam semesta. Melasti juga bertujuan untuk mencari air kehidupan guna menyucikan diri dan menyingkirkan sifat buruk.
Selain itu, Melasti juga menjadi bentuk permohonan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa agar umat Hindu diberikan kekuatan dalam melangsungkan Hari Raya Nyepi. (Yd)
Sumber : kumparan.com
Print Friendly, PDF & Email
   Send article as PDF